Napi Lapas Metro Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Bikin Tapis

0
678
Kerajinan tapis model hiasan dinding yang dibuat Napi Lapas Kelas II A Kota Metro. | Enda/ngalimpuro.com
Kerajinan tapis model hiasan dinding yang dibuat Napi Lapas Kelas II A Kota Metro. | Enda/ngalimpuro.com

Ngalimpuro.com, Metro – Meski kehilangan kebebasan, namun tak ‘mengurung’ kreativitas Napi Lapas Kelas II A Kota Metro. Dengan peralatan sederhana, mereka membuat kerajinan tapis (kain tenun khas Lampung) dengan omzet ratusan juta rupiah.

Kerajinan tapis hasil karya narapidana memiliki harga bervariasi. Produk kain tenun khas Lampung itu dibanderol mulai Rp 300 ribu hingga jutaan rupiah. Soal kualitas tak kalah dari produk industri rumahan lainnya.

Warga binaan lapas mampu menghasilkan kerajinan tapis melalui program Bimbingan Kemandirian dan Pelatihan Kerja Lapas Kelas II A Metro, Setidaknya, ada lima jenis kerajinan tapis, satu di antaranya kaligrafi ayat Al-Quran yang menjadi produk unggulan.

Program itu dibuat sebagai bekal ketika kembali di tengah-tengah masyarakat, selain untuk mengisi aktivitas para warga binaan selama di Lapas.

Saat ini, Lapas Kelas II A Kota Metro masih terkendala jaringan pemasaran. Pihak Lapas mengaharapkan dukungan pemerintah untuk membantu menyediakan outlet untuk menjual produk kerajinan tapis.

Laporan Enda, Kontributor Ngalimpuro.com

LEAVE A REPLY