Pemkot Metro Akan Segara Bahas Tarif Sewa Gedung GSG

0
296

Ngalimpuro.com-METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro masih akan membahas besaran tarif sewa gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai yang bisa digunakan pada tahun 2020 mendatang.

“Jadi kita bahas dulu. Berapa nanti besaranya. Karena tahun 2020 kan gedung ini sudah bisa dipakai. Kita akan libatkan semua pihak termasuk masyarakat untuk menentukan berapa besaran tarif sewanya,” kata Wali Kota Metro Achmad Pairin usai meninjau pembangunan gedung tersebut, Kamis.

Menurut dia, perhitungan tersebut akan dilakukan dengan menghitung segala kebutuhan gedung tersebut termasuk listrik dan lainya. Ini, pemasukan lebih besar dari biaya perawatan.

“Ya jangan sampai rugi. Nah dalam pembahasan ini juga nanti sekalian dibahas soal pembentukan UPT yang menangani gedung ini,” ucapnya.

Pairin mengatakan, sejauh ini progres pembangunan gedung tersebut sudah mencapi 70 sampai 75 persen, dan ditargetkan akan selesai bulan Desember 2019 mendatang.

“Desember sudah 100 persen. Tapi pengertian 100 persen itu, pembangunan gedung dan pembuatan jalan di depan. Untuk pagar nanti akan ada tahap ketiga lagi,” katanya lagi.

Untuk lahan parkir, lanjut dia, akan diperluas lagi di lahan kantor Satpol PP dan rumah dinas camat Metro Pusat yang berada dibelakang gedung tersebut.

“Kalau bassement kita hitung tadi sekitar 94 mobil yang bisa masuk. Nah nanti kita perluas lahan parkirnya, di kantor Satpol PP dan rumah dinas Camat Metro Pusat,” paparnya.

Ia menambahkan, untuk pembangunan tahap ketiga yakni pembuatan pagar, penambahan genset, sound sistem, dan peredam gedung.(rilis/red01).

LEAVE A REPLY