• Beranda
  • Advertorial
  • Ruwajurai
    • Kota Metro
    • Lampung Timur
    • Redaksi
  • Beranda
  • Advertorial
  • Ruwajurai
    • Kota Metro
    • Lampung Timur
Home » Berita Foto Kota Metro

Pedagang Pasar Pagi Kota Metro Dianiaya OTK

admin Posted On 29 Maret 2026
0
17 Views


0
Shares
  • Share On Facebook
  • Tweet It

Kota Metro (Cakra) — Seorang pedagang, Miftah (27), mengalami luka sobek di pelipis dan memar di mulut setelah dipukuli pria yang belum diketahui identitasnya.

Peristiwa bermula dari cekcok antara terlapor dan Ishak, kakak korban, terkait parkir kendaraan yang menutup akses masuk pasar.

Miftah yang mencoba melerai justru menjadi korban.

Korban sempat diminta pulang oleh Ishak. Namun, beberapa waktu kemudian, ia diminta kembali untuk menyampaikan permintaan maaf karena terlapor tidak puas dan menilai korban ikut campur.

Setiba di lokasi, korban menyampaikan permintaan maaf. Namun situasi kembali memanas. Berdasarkan keterangan korban, terlapor dan ibunya mendorong serta menekan korban.

Sejumlah pedagang dan satpam pasar sempat melerai. Namun terlapor berontak dan kembali mengejar korban.

“Satpam sempat mencegah, tapi dia berontak dan mengejar Miftah,” kata Adi, saksi di lokasi.

Terlapor kemudian memukuli korban hingga mengalami luka.
“Saat saya jatuh karena menghindar, dia memukuli wajah saya sekitar lima kali,” ujar Miftah.

Selain itu, ibu terlapor diduga ikut melakukan tindakan fisik.

“Ibu terlapor merenggut kerah baju dan mendorong saya,” kata Isah, kakak korban.
Korban kemudian dibawa ke RSU A. Yani untuk menghentikan pendarahan dan menjalani visum.

Sejumlah pedagang menyebut terlapor kerap meresahkan di sekitar Pasar Pagi Kopindo. Ia disebut sering memarkir kendaraan sembarangan hingga menutup akses pembeli dan lapak dagangan.

“Dia pernah menutupi dagangan saya. Saat ditegur malah marah dan menantang,” ujar Udin, pedagang bawang.

Hal senada disampaikan Adi.
“Banyak pedagang resah. Kalau ditegur parkir sembarangan, dia membentak bahkan menantang duel,” katanya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro dengan nomor LP/B/96/III/2026/SPKT/Polres Metro/Polda Lampung. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan.

Sejumlah pihak berharap proses hukum berjalan objektif dan tanpa intervensi. Informasi yang beredar di lapangan menyebut terlapor memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu anggota DPRD Kota Metro. Namun, keterangan ini belum dikonfirmasi secara resmi.

Rilis

Post Views: 17
0
Shares
  • Share On Facebook
  • Tweet It




Trending Now
Anggaran Dana Desa Rejomulyo Tahun 2025 Diduga Hilang Tanpa Pertanggung Jawaban
Redaksi Ngalimpuro 20 September 2026
PT. SPM 1 Mesuji Salurkan Bantuan Air Bersih Pada Warga Dua Desa
Redaksi Ngalimpuro 19 September 2026
Pasca Lebaran KBM SMKN 3 Metro kembali normal
Read Next

Pasca Lebaran KBM SMKN 3 Metro kembali normal

  • Advertorial

    • DPRD Kota Metro Gelar RDP Bersama OPD Terkait Optimalkan...
      9 Maret 2026
    • Pemkot Metro Laksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan...
      6 Maret 2026
    • Safari Ramadan, Pemkot Metro Salurkan Bantuan 3 Unit...
      5 Maret 2026

  • Recent Posts

    • Telantarkan Pasien Di Lantai, Pelayanan RSUD A. Yani Metro Disorot Anggaran BLUD 250 M Di Pertanyakan
    • Komunitas Senam Idaman (IDM) Giat Berbagi, Peduli Untuk Kota Metro
    • IWO Lampung Raih Penghargaan Anugrah Unila Be Strong 2026
    • Anggaran Dana Desa Rejomulyo Tahun 2025 Diduga Hilang Tanpa Pertanggung Jawaban
  • Categories

    • Advertorial
      3
    • Berita Foto
      24
    • Kota Metro
      26
    • Lampung Timur
      1
    • Ruwajurai
      0
    • Uncategorized
      80

    • Redaksi

Copyright © Ngalimpuro.com - 2026 | Developed by Alan_Studio
Press enter/return to begin your search