• Beranda
  • Advertorial
  • Ruwajurai
    • Kota Metro
    • Lampung Timur
    • Redaksi
  • Beranda
  • Advertorial
  • Ruwajurai
    • Kota Metro
    • Lampung Timur
Home » Kota Metro Uncategorized

Ini Jawaban Kepala Inspektorat Metro Terkait Dugaan Pemalsuan Rekomendasi

Redaksi Ngalimpuro Posted On 3 Juni 2026
0
291 Views


0
Shares
  • Share On Facebook
  • Tweet It

METRO – Dugaan pemalsuan rekomendasi Wali Kota Metro yang dilakukan oleh Kepala Inspektorat Kota Metro Henri Dunan telah selesai.
Henri mengaku sudah diperiksa oleh Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan hasilnya sudah dilaporkan ke Wali Kota.
“Saya bahkan sudah di periksa oleh APIP. Dan hasilnya sudah di berikan pada pimpinan,” kata Henri saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Rabu (3/6).
Saat ditanyai perihal hasil pemeriksaan Henri enggan memberikan jawaban. Dia mengatakan hasilnya sudah ada pada Wali Kota Metro.
“Jadi case close. Gak ada statemen dari saya,” tandasnya.
Sebulumnya dineritakan. Inspektur Pemerintah Kota Metro, Henri Dunan, akhirnya buka suara ihwal keikutsertaannya dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang sempat memantik sorotan publik.
Henri mengakui dirinya memang mendaftar dalam seleksi tersebut. Namun, ia menegaskan pendaftaran itu hanya sebatas administrasi secara daring dan tidak disertai ambisi serius untuk meninggalkan jabatannya di Kota Metro.
“Saya memang ikut mendaftar, tapi hanya sebatas mendaftar secara online dengan melampirkan berkas lama. Kelengkapan berkas disiapkan oleh mantan staf di Inspektorat Pesisir Barat. Berkas tersebut memang selalu digunakan saat mengikuti proses selter yang sudah sering saya ikuti,” ujar Henri, Jumat, 22/5/2026.
Menurut Henri, proses pengunggahan dokumen dilakukan mantan stafnya di Pesisir Barat, saat dirinya sedang cuti dan berada di luar Kota Metro.
“Yang mendaftarkan dan meng-upload berkas itu mantan staf di Inspektorat Pesibar. Memang hal seperti itu kerap saya lakukan untuk menambah pengalaman dan wawasan. Kalau ada pendaftaran, biasanya saya ikut,” katanya.
Pernyataan Henri muncul setelah namanya menjadi perhatian lantaran baru sekitar delapan bulan menjabat sebagai Inspektur Kota Metro, tetapi sudah mengikuti seleksi jabatan di daerah lain.
Dalam pengumuman hasil penilaian rekam jejak administrasi, Henri bahkan meraih nilai tertinggi 93,75 di dua formasi sekaligus, yakni Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan.
Henri mengakui kegaduhan yang muncul akibat langkahnya tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf apabila keikutsertaannya dinilai mengabaikan tugas yang sedang diemban di Kota Metro.
“Kalau dianggap salah karena mengabaikan tugas sebagai inspektur di Kota Metro, saya mohon maaf. Walaupun sebenarnya tidak ada niatan,” tegasnya.
Ia mengatakan, mengikuti seleksi jabatan di berbagai daerah bukan hal baru bagi dirinya. Menurut Henri, hal itu selama ini dilakukan untuk memperluas pengalaman birokrasi dan mengukur kapasitas diri.
“Saya kerap mengikuti berbagai selter. Adapun selter yang pernah saya ikuti antara lain Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Inspektur Kementerian Agama RI, Direktur Produk Hukum Kemendagri, Inspektur Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.
Henri juga mengungkapkan, dorongan mengikuti seleksi di Lampung Selatan datang dari sejumlah relasinya di daerah tersebut, termasuk kalangan jurnalis.
Ia pernah menjabat Kepala Bagian Humas di Lampung Selatan pada era Bupati Rycko Menoza SZP dan mengaku masih memiliki kedekatan dengan sejumlah wartawan di sana.
“Saya itu banyak kawan di Lampung Selatan karena lama bertugas di sana. Saya daftar karena didorong kawan-kawan, termasuk kawan-kawan jurnalis yang mendorong saya untuk mendaftar sebagai Kadiskominfo. Saya juga masih tercatat sebagai Pembina KJHLS,” kata Henri.
Meski sempat lolos tahapan administrasi dengan nilai tertinggi, Henri memastikan dirinya tidak melanjutkan proses seleksi hingga tahap berikutnya dan memilih mengundurkan diri.(rilis/red).
Post Views: 291
0
Shares
  • Share On Facebook
  • Tweet It




Trending Now
Anggaran Dana Desa Rejomulyo Tahun 2025 Diduga Hilang Tanpa Pertanggung Jawaban
Redaksi Ngalimpuro 20 September 2026
PT. SPM 1 Mesuji Salurkan Bantuan Air Bersih Pada Warga Dua Desa
Redaksi Ngalimpuro 19 September 2026
Read Next

Ketika Seorang Inspektur Tidak Memberikan Contoh Penegak Aturan

Leave A Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Advertorial

    • DPRD Kota Metro Gelar RDP Bersama OPD Terkait Optimalkan...
      9 Maret 2026
    • Pemkot Metro Laksanakan Pengambilan Sumpah Jabatan...
      6 Maret 2026
    • Safari Ramadan, Pemkot Metro Salurkan Bantuan 3 Unit...
      5 Maret 2026

  • Recent Posts

    • Telantarkan Pasien Di Lantai, Pelayanan RSUD A. Yani Metro Disorot Anggaran BLUD 250 M Di Pertanyakan
    • Komunitas Senam Idaman (IDM) Giat Berbagi, Peduli Untuk Kota Metro
    • IWO Lampung Raih Penghargaan Anugrah Unila Be Strong 2026
    • Anggaran Dana Desa Rejomulyo Tahun 2025 Diduga Hilang Tanpa Pertanggung Jawaban
  • Categories

    • Advertorial
      3
    • Berita Foto
      24
    • Kota Metro
      26
    • Lampung Timur
      1
    • Ruwajurai
      0
    • Uncategorized
      80

    • Redaksi

Copyright © Ngalimpuro.com - 2026 | Developed by Alan_Studio
Press enter/return to begin your search